Pijat dikenal membawa banyak manfaat kesehatan. Tidak hanya orang dewasa, manfaat pijat juga dapat dirasakan oleh bayi. Umumnya, bayi yang menangis atau rewel akan lebih nyaman ketika berada pada pelukan atau gendongan ibu. Tentu manfaat pijat pada bayi memiliki manfaat yang sama yaitu memberikan rasa nyaman pada tubuh dan perasaannya.
Pijat dikenal membawa banyak manfaat kesehatan. Tidak hanya orang dewasa, manfaat pijat juga dapat dirasakan oleh bayi. Umumnya, bayi yang menangis atau rewel akan lebih nyaman ketika berada pada pelukan atau gendongan ibu. Tentu manfaat pijat pada bayi memiliki manfaat yang sama yaitu memberikan rasa nyaman pada tubuh dan perasaannya.
Pijat untuk bayi dapat memberi manfaat seperti tidur yang lebih nyenyak, tidak mudah rewel, mengurangi masalah pencernaan seperti konstipasi hingga kondisi kolik yang kerap dialami oleh bayi-bayi baru lahir. Bahkan ada beberapa yang mengatakan, dengan rutin melakukan pijat pada bayi meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan bakteri maupun penyakit yang dapat menyerang kesehatan bayi.
Menurut Tiffany Field, direktur Touch Research Institute pada University of Miami School of Medicine, memijat bayi dapat menghasilkan hormon serotonin lebih banyak sehingga membuat detak jantung dan pernapasan bayi menjadi lebih santai. Jadi, sebaiknya ibu jangan ragu untuk melakukan pijat sederhana pada anak karena banyak memberikan manfaat, seperti:
1. Membuat bayi merasa lebih tenang
Tidak ada salahnya ibu mencoba melakukan pijatan sederhana di rumah pada bayi. Proses pijat yang dilakukan ibu bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan ikatan kedekatan antara ibu dan anak. Gunakan minyak yang aman untuk kulit bayi, lakukan pijatan saat ibu dalam keadaan nyaman dan tenang. Sentuhan dari ibu bisa membuat otak bayi meningkatkan hormon endorfin dan serotonin. Kedua hormon ini dapat membuat bayi lebih tenang, bahagia, dan nyaman.
2. Melancarkan pencernaan
Pijat untuk bayi dapat dilakukan untuk mengatasi sembelit atau konstipasi yang dialami oleh bayi-bayi yang baru dilahirkan. Sebelum melakukan pijatan pada bagian perut bayi, sebaiknya ibu mencari tahu informasi mengenai proses pemijatan bayi yang baik dan aman.
3. Membuat kualitas tidur lebih meningkat
Nyatanya, rutin melakukan pijatan pada bayi membuat tubuh bayi terasa rileks atau santai. Dengan begitu, kualitas tidur bayi pada malam hari akan meningkat.
4. Memperkuat hubungan bayi dan orang tua
Meski pun pijatan silakukan sederhana, cara ini terbukti cukup ampuh untuk meningkatkan hubungan emosional antara bayi dan orangtua. Tidak hanya pada bayi, melakukan pemijatan pada bayi yang dilakukan oleh orangtua khususnya ibu dapat mengurangi baby blues atau depresi pasca melahirkan
5. Membantu pertumbuhan dan perkembangan motoric bayi
Dengan melakukan pemijatan ringan di bagian kaki dan tangan bayi dapat merangsang perkembangan motoric sang buah hati bunda
Sebelum memijat bayi, pastikan ruangan tempat pijat cukup hangat dan tenang karena pijat bayi yang baik dilakukan pada kondisi bayi tanpa pakaian. Si Kecil juga sebaiknya dalam keadaan terjaga, tidak mengantuk, dan sudah kenyang.
Jika Si Kecil baru disusui atau diberi makan, tunggu dulu sampai 45 menit sebelum memijatnya agar ia tidak muntah.
Ketika hendak memijat Si Kecil, baringkan ia di atas handuk atau selimut dan letakkan bantal bayi di bawah kepalanya. Gunakan minyak bayi (baby oil) atau krim bayi, lalu gosokkan di telapak tangan Anda sampai terasa hangat. Setelah itu, lakukan langkah berikut:
• Usap telapak kaki dan tangan Si Kecil menggunakan ibu jari dari arah tumit kaki ke arah jari-jari kaki.
• Usap tungkai dan betis Si Kecil dari arah pangkal paha dengan gerakan melingkar.
• Untuk memijat tangan, lakukan gerakan yang sama dengan memijat kaki, yaitu mengusap telapak tangan dan mengusap lengan dengan gerakan melingkar.
• Silangkan tangan di atas perut dan dada Si Kecil, lalu pijat area ini dengan gerakan menyilang.
• Letakkan ibu jari di perut Si Kecil, lalu usap searah dengan jarum jam.
• Pijat kepala dan wajah Si Kecil searah jarum jam.
• Tengkurapkan Si Kecil, lalu usap dan berikan pijatan lembut dari leher sampai ke bokongnya.
Selama sesi pijat, Bunda bisa bersenandung, membacakan cerita, atau mengajaknya mengobrol. Sentuh Si Kecil dengan lembut dan hindari gerakan menekan atau menggelitik karena akan membuatnya tidak nyaman.
Perhatikan bagaimana respons Si Kecil. Jika ia menggoyang-goyangkan lengannya dan tampak senang, artinya ia menikmati pijatan yang bunda berikan. Namun jika Si Kecil tampak gelisah atau bahkan menangis, hentikan pijatan dan coba lagi di lain waktu.
Meski saat ini sudah banyak tutorial pijat bayi, bunda bisa mengikuti kelas pijat bayi yang diadakan oleh terapis atau spa bayi yang sudah memiliki sertifikat seperti di Rumah sehat kasih bunda bun yuk mampir ke RsKb bun. Selain dapat lebih memahami manfaat pijat bayi dan gerakan memijat yang benar, mengikuti kelas pijat bayi bersama pasangan dapat membuat bunda berdua lebih dekat dengan Si Kecil.