Kolik adalah kondisi saat si Kecil menangis hingga berjam-jam dan sulit untuk ditenangkan. Meskipun sering dianggap hal yang wajar, tapi kolik pada bayi pasti membuat Ibu khawatir. Bagaimana tidak ya, Bu, melihat si Kecil yang rewel dan tidak nyaman pasti membuat perasaan resah, bukan?
Kolik adalah kondisi saat si Kecil menangis hingga berjam-jam dan sulit untuk ditenangkan. Meskipun sering dianggap hal yang wajar, tapi kolik pada bayi pasti membuat Ibu khawatir. Bagaimana tidak ya, Bu, melihat si Kecil yang rewel dan tidak nyaman pasti membuat perasaan resah, bukan?
Biasanya kolik dialami oleh bayi baru lahir sampai berusia 4 bulan. Namun, Ibu tidak perlu khawatir ya, karena kolik bisa diatasi dengan beberapa hal. Tentunya Ibu harus tahu dulu penyebab dan tanda-tanda yang biasa muncul agar bisa mengatasinya dengan cara yang tepat.
Apa Saja Penyebab Kolik?
Sebenarnya penyebab utama kolik yang dialami oleh bayi belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa kemungkinan yang memicu si Kecil merasa tidak nyaman sampai berjam-jam. Salah satunya karena saluran pencernaan si Kecil yang masih belum sempurna.
Berikut penyebab terjadinya kolik pada bayi :
• Si Kecil mengalami gangguan pencernaan
• Terlalu banyak gas di dalam saluran pencernaannya
• Si Kecil terlalu kenyang
• Kondisi bayi yang lahir premature
• Alergi jenis makanan tertentu
Selain penyebab di atas, kolik juga bisa terjadi karena si Kecil sedang berada di lingkungan yang membuatnya tidak nyaman, misalnya di ruangan yang terlalu panas. Meski begitu, Ibu tidak perlu khawatir berlebihan ya, karena kolik sebenarnya bisa membaik dengan sendirinya.
Selain tangisan yang tidak kunjung berhenti, ada pula tanda-tanda lain saat si Kecil mengalami kolik, yaitu kedua tangannya mengepal saat menangis atau si Kecil akan menarik lutut ke perut, wajahnya memerah, dan melengkungkan punggungnya.
Selain mengenali tanda-tanda kolik pada si Kecil, Ibu juga sebaiknya bisa membedakan mana tangisan yang biasa dan tangisan yang disebabkan kolik. Ibu perlu mewaspadai jika tangisan si Kecil mirip dengan tangisan kolik yang disertai tanda-tanda lain, seperti:
• Suara tangisan bernada tinggi
• Saat diangkat, tubuh si Kecil terkulai lemah
• Berat badan si Kecil tidak bertambah
• Pola buang air kecil dan buang air besarnya tidak normal
• Si Kecil tidak nafsu makan
• Beberapa bagian kulitnya terlihat pucat atau membiru
• Ubun-ubun si Kecil tampak menonjol
• Si Kecil terlihat sulit bernapas
• Kondisi ini muncul terus menerus saat si Kecil berusia lebih dari 4 bulan
Ibu juga perlu memastikan bahwa tangisan si Kecil tidak disebabkan oleh alergi susu atau jenis makanan tertentu. Jika kolik yang dialami si Kecil membuat Ibu resah, tidak ada salahnya untuk konsultasi dengan dokter ya, Bu.
Bagaimana cara mengatasi bayi kolik ?
Saat si Kecil mengalami kolik, sebaiknya Ibu tidak perlu panik karena ada beberapa cara yang bisa dilakukan di rumah, di antaranya:
• Pijat perut si Kecil dengan lembut
• Gendong selama ia menangis
• Mandikan dengan air hangat
• Gendong si Kecil dalam gendongan kain atau selimut
• Berikan senandung atau suara lembut, seperti “sssshhh…ssshhh…”
• Dengarkan lagu pengantar tidur yang menenangkan
• Letakkan si Kecil pada bouncer atau kursi goyang khusus bayi.
Saat menenangkan si Kecil yang kolik, Ibu perlu menghindari mengguncang tubuh si Kecil terlalu keras dan cepat. Selain itu bunda juga bisa langsung bawa baby bunda massage khusus untuk meredakan kolik, bunda boleh mampir ke rumah sehat kasih bunda.dan ikuti layanan treatmen baby massage.