Sama seperti pada orang dewasa, bersendawa sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan bayi. Jika tidak keluarkan, gelembung udara yang terperangkap bisa membuat bayi lebih cepat kenyang padahal sebenarnya bayi belum menyimpan cukup makanan di perut.
Sama seperti pada orang dewasa, bersendawa sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan bayi. Jika tidak keluarkan, gelembung udara yang terperangkap bisa membuat bayi lebih cepat kenyang padahal sebenarnya bayi belum menyimpan cukup makanan di perut.
Akibatnya, bayi tidak mendapat cukup gizi yang sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhannya.Pada banyak kasus, terlalu banyak gas yang masuk, terperangkap, dan tidak dikeluarkan akan membuat bayi kembung, sakit perut, rewel, dan merasa gelisah.
Mengutip dari situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyendawakan bayi juga dilakukan sebagai cara untuk mencegah gumoh pada bayi.
Bayi yang sudah disendawakan juga akan merasa nyaman dan membuat jam tidur bayi lebih baik. Pada dasarnya, hanya perlu membuat bayi sendawa saat si Kecil butuh. Beberapa bayi akan bersendawa dengan sendirinya tanpa bantuan, sedangkan bayi lainnya mungkin perlu dibantu karena otot tubuhnya belum berkembang sempurna.
Tanda bayi akan bersendawa
Ada beberapa tanda bayi ingin bersendawa yang bisa diperhatikan:
1. Bayi menangis
2. Punggung bayi melengkung
3. Bayi menarik kaki keperut
4. Bayi mengepalkan tangannya
Cara efektif menyendawakan bayi
1. Menggendong bayi di dada atau bahu
Menyendawakan bayi di dada bisa dilakukan dengan:
• Menggendong bayi didada, dengan dagu yang bertumpu pada bahu
• Pegang area badan dan kepala dengan 1 tangan
• Gunakan tangan lainnya untuk menepuk dan mengusap lembut area punggung bayi untuk mengeluarkan udara yang terjebak
• Posisikan perut bayi dibahu
• Pegangi dengan satu tangan
• Gunakan tangn lain untuk menepuk dan mengusap lembut area punggung bayi untuk mengelurkan udara yang terjebak
2. Mendudukan bayi di pangkuan
Posisi ini terbilang cukup sulit, sehingga jarang ada ibu yang melakukannya. Namun , ibu bisa mencoba dengan :
• Mendudukkan bayi dipangkuan dengan posisi agak membungkuk
• Gunakan satu tangan ibu untuk menopang area dada bayi. Dengan jari-jari untuk memegangi dagu dan rahangnya
• Dalam posisi bungkuk, tepuk-tepuk dan usap lembut punggung bayi dengan sisi tangan lain.
3. Membaringkan bayi dipangkuan
Langkah terakhir membuat bayi sendawa bisa dilakukan dengan :
• Membaringkan bayi dipangkuan dengan posisi tengkurap, dengan kepala kearah kaki
• Pegang dagu dan rahangnya dengan 1 tangan
• Posisikan kepala lebih tinggi dari bagian
Jika tiga langkah tersebut tidak berhasil membuat bayi sendawa, bunda bisa melakukan beberapa langkah :
• Memandikan bayi dengan air hangat
• Bawa bayi untuk massage
• Mengajak berbicara atau menyanyi sembari menepuk-nepuk punggungnya.
Ayo bunda-bunda semuanya mari belajar bagaimana cara menyendawakan bayi yang benar. Di Rskb ada kelasnya loh bun.. yuk hubungi langsung ke Rskb dan ikuti kelasnya di rskb agar bunda mengetahui cara manyendawakan bayi yang tepat dan nyaman bagi buah hati bunda.