09 Jun 2024, 15:00

Selain kondisi perut yang kian membesar, perubah fisik selama kehamilan juga bisa menyebabkan beberapa ibu hamil merasakan nyeri punggung bawah hingga pinggang. Namun, tak hanya selama kehamilan saja, bun, kondisi ini juga bisa saja muncul kembali setelah bunda melahirkan.

Selain kondisi perut yang kian membesar, perubah fisik selama kehamilan juga bisa menyebabkan beberapa ibu hamil merasakan nyeri punggung bawah hingga pinggang. Namun, tak hanya selama kehamilan saja, bun, kondisi ini juga bisa saja muncul kembali setelah bunda melahirkan.

Kondisi nyeri punggung dan pinggang setelah melahirkan bisa disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari posisi tubuh yang kurang ideal, hingga berat tubuh ibu hamil yang meningkat selama kehamilan, yang mana ligamen penghubung tulang dengan tulang akan lebih lunak dan meregang sehingga membuat persendian punggung dan panggul bekerja ekstra keras untuk menahan beban tersebut. Nah, kondisi seperti ini juga tidak semerta langsung hilang begitu saja ketika sudah melahirkan, bun. Pasalnya ketika melahirkan, bunda juga mungkin akan menggunakan otot yang biasanya tak digunakan, sehingga bisa memberikan efek untuk beberapa lama, apalagi jika bunda mengalami persalinan yang sulit atau cukup lama.Posisi saat menyusui yang tidak tepat juga bisa menyebabkan rasa nyeri pada punggung dan pinggang,bun

Jadi, ada banyak hal yang bisa menyebabkan mengapa bunda bisa merasakan kondisi ini setelah melahirkan si Kecil.


1. Melakukan olahraga ringan 

Setelah melahirkan, kondisi tubuh bunda mungkin akan mengalami banyak perubahan serta waktu bunda pun akan lebih banyak digunakan untuk merawat si Kecil. Namun, pastikan bunda tetap melakukan olahraga ringan untuk menghindari serta mengatasi nyeri punggung hingga pinggang.

Olahraga ringan ini bisa bunda mulai dengan latihan seperti berjalan mengelilingi sekitar komplek rumah. Latihan ringan ini bisa dilakukan perlahan setelah kondisi bunda mulai membaik pasca melahirkan, serta dilakukan rutin selama beberapa minggu pertama. Olahraga ringan lainnya yang bisa dilakukan untuk mengatasi nyeri punggung dan pinggang adalah dengan latihan yang berfokus untuk menguatkan otot punggung dan perut, seperti yoga atau latihan peregangan.

Namun, pastikan olahraga ini dilakukan dengan perlahan dan hindari gerakan atau posisi yang terlalu tinggi atau ekstrim ya, Ma. Jadi, saat satu posisi yang Mama lakukan membuat tidak nyaman untuk dilakukan, sebaiknya langsung berhenti dan coba posisi lain yang lebih aman dan nyaman, ya.

2. menggunakan korset untuk menjaga postur 

Menjaga postur tubuh pasca melahirkan juga perlu bunda perhatikan agar menghindari nyeri punggung dan pinggang. Misalnya saat ingin memberikan ASI untuk si Kecil, usahakan memilih kursi atau tempat tidur dengan sandaran tangan atau bantal yang dapat memberi dukungan ekstra pada punggung dan lengan.

Selain menjaga postur tubuh, bunda juga bisa mengatasinya dengan menggunakan korset agar postur tubuh tetap terjaga. The American College of Obstetricians and Gynecologists menyebutkan bahwa cara efektif untuk mencegah dan mengurangi nyeri punggung dan pinggang selama kehamilan atau pasca melahirkan adalah mengenakan pakaian pendukung, seperti korset kehamilan (maternity belt) yang dapat membantu menopang perut dan bagian belakang tubuh agar otot-otot tidak berada dalam kondisi tegang terus-menerus

3. Melakukan rileksasi sebelum tidur 

Mengurus segala keperluan si Kecil yang baru saja lahir memang tidak mudah ya, bun. Namun, pastikan bunda tetap merawat diri agar terhindar dari stres dan tidak memengaruhi produksi ASI. Untuk itu, saat punggung dan pinggang mulai terasa nyeri, bunda bisa mempraktikkan teknik relaksasi sebelum tidur. Misalnya saja seperti latihan pernapasan atau peregangan tubuh yang lembut. Cara ini bisa dilakukan untuk mengatasi rasa tidak nyaman yang diakibatkan dari sakit punggung atau pinggang setelah melahirkan. Bahkan, cara ini juga bisa membantu bunda agar kualitas tidur jadi lebih meningkat.Selain peregangan dan latihan pernapasan, bunda juga bisa mandi dengan air hangat , Pasalnya, air hangat bisa membantu mengendurkan otot yang tegang sehingga nyeri punggung dan pinggang pun bisa sedikit mereda.Jika mandi air hangat tidak memungkinkan, bunda juga bisa mengompres punggung atau pinggang yang sakit menggunakan handuk yang dibasahi dengan air hangat. Namun, saat memutuskan melakukan cara ini, pastikan suhu airnya tidak terlalu panas ya, bun 

4. hindari angkat beban terlalu berat 

Cara mengatasi nyeri punggung dan pinggang setelah melahirkan berikutnya adalah dengan menghindari mengangkat beban terlalu berat untuk sementara waktu.Sama seperti saat bunda sedang hamil, kondisi setelah melahirkan juga harus menghindari mengangkat benda-benda yang berat dulu, bun. Terlebih lagi jika bunda baru saja menjalani proses persalinan caesar dan bekas jahitan operasi masih belum sepenuhnya kering.Biasanya beberapa benda yang cukup berat yang kerap kali dilakukan bunda saat di rumah adalah mengangkat kursi bayi, memindahkan galon atau gas, serta benda berat lainnya di rumah. Nah, benda-benda ini sebaiknya minta bantuan dari ayah atau orang rumah lainnya ya, bun.Namun, jika memang bunda terpaksa mengangkat benda yang cukup berat itu, pastikan posisi punggung tetap lurus dengan mendekap benda tersebut di depan dada, lalu angkat dengan bertumpu pada kekuatan otot tungkai, bukan otot punggung. Jadi, nyeri punggung pun bisa diminimalisir.Cara mengatasi nyeri punggung dan pinggang setelah melahirkan berikutnya adalah dengan menghindari mengangkat beban terlalu berat untuk sementara waktu.

Nah bunda  sudah taukan apa saja yang harus di hindari agar mengurangi nyeri pinggang dan punggung setelah melahirkann? Bunda juga boleh loh ikuti kelas senam nifas di rumah sehat kasih bunda untuk memulihkan kembali tubuh bunda dan membuat bunda segar dan bugar saat menyusui ,, yuk mampir ke RSKB bun