07 Nov 2023, 15:00

Kesehatan mental adalah salah satu aspek kehidupan yang perlu di jaga sebaik mungkin, terutama bagi ibu nifas. Pasalnya, kondisi psikis ibu nifas ini dapat memengaruhi proses masa nifas dan berdampak depresi , lalu bagaimana cara Menjaga kesehatan mental ibu nifas ?

Kesehatan mental adalah salah satu aspek kehidupan yang perlu di jaga sebaik mungkin, terutama bagi ibu nifas. Pasalnya, kondisi psikis ibu nifas  ini dapat memengaruhi proses masa nifas dan berdampak depresi , lalu bagaimana cara Menjaga kesehatan mental ibu nifas ?

Melahirkan merupakan proses perjuangan antara hidup dan mati yang harus dilalui seorang perempuan, terutama ibu hamil. Oleh karena itu, dukungan keluarga selama kehamilam hingga proses persalinan  ini sangat di butuhkan. Tidak hanya dukungn dari pasangan atau suami, melainkan seluruh anggota keluarga besar lainnya, seperti orang tua kandung, mertua, hingga saudara ipar. 

Depresi setelah melahirkan dapat terjadi kapan saja. Untuk itu, pastikan para ibu mendapat dukungan keluarga pasca melahirkan. 

Selain mendukungan, hindari juga terlalu mengkritik ibu terkait pola pengasuhannya. Masing-masing orang mungkin punya budaya yang berbeda dalam mengasuh anak dan mengkritik ibu baru tentang pola asuhnya hanya akan menambah tekanan mental.

Maka dari itu, penting untuk tidak mengabaikan dan selalu Menjaga kesehatan mental ibu pasca persalinan melalui beberapa cara yang dapat dilakukan.

Beberapa cara untuk Menjaga kesehatan mental ibu pasca melahirkan 

1. Perbanyak Waktu Istirahat

Salah satu cara untuk Menjaga kesehatan mental pasca persalinan adalah memperbanyak waktu istirahat. Sebab , bayi baru lahir pada umumnya sering kali menangis dalam intensitas yang sering, sehinga dapat secara signifikan mengurangi waktu tidur bunda.

2. Meminta dukungan orang lain

selama masa nifas atau pemulihan pasca persalinan, ibu perlu fokus untuk beristirahat. Namun, sering kali beberapa urusan rumah tangga seperti pakaian kotor kebersihan rumah , hingga proses memasak memecah fokus ibu. Nah , penting bagi ibu untuk meminta dukungan atau bantuan anggota keluarga lain untuk membantu ibu dalam menyelesaikan tanggung jawab rumah tangga.

3. Mengkonsumsi makanan sehat  dengan gizi seimbang 

Mengonsumsi makanan sehat memang tidak dapat menjadi jaminan untuk benar-benar mencegah terjadi baby blues atau depresi pasca melahirkan. Namun, hal tersebut dapat membantu ibu untuk menjaga suasana hati tetap baik dan memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, memenuhi nutrisi penting pasca kehamilan tentunya dapat mengoptimalkan proses pemulihan pada tubuh ibu selama masa nifas. Maka dari itu, penting bagi ibu untuk menerapkan pola diet yang sehat setiap harinya. Ibu juga bisa mengonsumsi sayuran dan buah-buahan seperti wortel atau irisan apel sebagai camilan yang menyehatkan.

4. Berbicara dengan orang – orang terdekat 

Ibu juga dapat berbicara dengan orang-orang terdekat sebagai upaya untuk menjaga kesehatan mental ibu pasca melahirkan. Ketika berbicara dengan orang yang ibu inginkan, ibu dapat menceritakan apa yang sedang ibu rasakan atau sekadar melakukan pembicaraan kecil.

5. Perbanyak quality time dengan pasangan 

6. Banyak perubahan yang terjadi di kehidupan ibu pasca melahirkan Si Kecil. Akibatnya, penurunan interaksi terutama kepada orang-orang terdekat rentan untuk terjadi sehingga membuat ibu merasa tidak didukung. Maka dari itu, penting bagi ibu untuk dapat beradaptasi dengan cara meminta dukungan dan memperbanyak quality time dengan pasangan ibu. Hal ini bertujuan untuk memperkuat ikatan serta komitmen dalam mengurus Si Kecil.

Nah, itulah penjelasan terkait pentingnya tidak mengabaikan kesehatan mental ibu pasca melahirkan dan bagaimana cara menjaganya. Mulai dari memperbanyak waktu istirahat, hingga memperbanyak quality time dengan pasangan. Jika ibu merasakan perasaan sedih, kecemasan hingga ketakutan yang tak kunjung membaik setelah beberapa minggu, sebaiknya segeralah mencari pertolongan medis.